Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2020

Perjalanan Awal Belajar Finansial

Belajar 'Melek' Finansial (My Financial Journey) Ada beberapa tahap dasar yang kita lalui dulu, sebelum saya bisa mulai belajar finansial.      1.  Pemasukan > Pengeluaran       Tau dari mana itu sudah tercapai? Kita mulai dari catat pengeluaran dulu . Sehingga kita tau berapa yang kita keluarkan per bulan, kemana kita keluarkannya, hingga akhirnya kita bisa susun strategi buat lihat apakah ada yang bisa dihemat dan  budgeting. Lakukan ini minimal 3 bulan.      Kategorikan pengeluaran dan rutin catat . Kita bisa pakai aplikasi di handphone, sehingga ketika keluar uang, bisa langsung catat saat itu juga. Hal yang wajar untuk berubah ubah . Saya pernah coba di buku ataupun aplikasi handphone. Saya juga pernah coba catat pemasukan dan pengeluaran dengan detail, bahkan sampai jumlah uang di dompet. Gagal beberapa kali . Salah satunya karena uang di dompet tidak sama dengan buku catatan, akibat uang kembalian/uang parkir yang tidak d...

Dana Darurat

Dana Darurat Saya sudah sering mendengar tentang istilah 'Dana Darurat', yaitu dana yang dialokasikan bila ada kondisi darurat yang biasanya bersifat mendadak . Termasuk berapa besarnya; ada yang 3x, 6x, 9x, dst dari pengeluaran bulanan. Tapi, saya baru sadar fungsi nya ketika muncul saya baru kerja dan muncul pandemi COVID-19 ini. Kenapa butuh 'Dana Darurat'? Saya pribadi mengartikan dana darurat untuk mengukur berapa bulan saya bisa bertahan hidup ketika saya tidak punya penghasilan lagi . Dana darurat ini juga penting supaya ketika ada kondisi darurat yang tidak terduga, misal PHK, kecelakaan, banjir, dsb, tidak terlalu mengganggu alur kas bulanan kita . Ini sangat terasa ketika COVID-19, dimana terjadi PHK dimana mana. Bila saya punya dana darurat, setidaknya saya tidak terlalu khawatir ketika saya tiba tiba kehilangan pekerjaan. Setidaknya, saya bisa sangat berhemat dan bertahan hidup beberapa bulan . Berapa 'Dana Darurat' yang harus disiapkan? Normalnya , ...