How to: Investasi ku
salah paham tentang investasi. dikira besar
ke post: check dulu sudah pantas investasi belum?
cara start
- kenali macam investasi, ada risiko rendah ke tinggi
p2p/obligasi, Reksadana, Saham
Bagaimana cara mulai investasi?
1. Ketahui dulu ada banyak alat investasi.
Seperti video Investasi ala Mahasiswa Muda ini yang ngenalin aku kalau investasi itu bukan hanya saham dan deposito.
Di video tersebut, kita dapat pilih jenis investasi yang sesuai sama kita.
Deposito : hampir bebas risiko, karena dijamin LPS untuk simpanan deposito kurang dari 2 miliar.
Valuta Asing
Emas : cocok buat jangka panjang
Reksadana : campuran dari berbagai alat investasi yang sudah dikelola penuh oleh manajer investasi. Kita tinggal pilih manajer investasi dan bayar fee. Keuntungan didapat dari capital gain ketika jual.
RDPU - obligasi kurang dari 1 th
RDPT - obligasi kurang dari 5 th
Campuran - campuran obligasi dan saham
Saham - campuran saham.
Obligasi Negara : mirip deposito, dijamin negara.
Properti, Tanah : capital gain, kecuali kalau ada usaha ditanah tersebut.
P2P Lending : dari bunga pinjaman.
Saham : dari dividen dan capital gain.
2. Mulai dari investasi yang cocok dengan nominal terkecil
Ketika aku baru mulai, aku coba dengan nominal terkecil yang dimana aku masih tidak apa apa, bila uang tersebut hilang. Aku bisa anggap sebagai biaya pembelajaran.
Seperti aku yang memulai dari P2P Lending di Akseleran 100 ribu. Sebenarnya selain akseleran aku juga coba di GandengTangan dan ModalRakyat. Tapi, habis satu tahun aku tidak lanjut karena GandengTangan via web kurang user friendly, dan modal rakyat pas pandemi ini macet. pas pandemi lebih ke perusahaan besar yg kemungkinan bayar lebih gede.
selain itu investree mulai 1jt,
Karena Kebetulan ini sesuai dengan tugas akhir kuliahku, sehingga aku coba di 3 P2P Lending, Meski
Lalu RDPU 100ribu.
RDS 100rb
Saya sudah sering mendengar tentang istilah 'Dana Darurat', yaitu dana yang dialokasikan bila ada kondisi darurat yang biasanya bersifat mendadak. Termasuk berapa besarnya; ada yang 3x, 6x, 9x, dst dari pengeluaran bulanan. Tapi, saya baru sadar fungsi nya ketika muncul saya baru kerja dan muncul pandemi COVID-19 ini.
Kenapa butuh 'Dana Darurat'?
Saya pribadi mengartikan dana darurat untuk mengukur berapa bulan saya bisa bertahan hidup ketika saya tidak punya penghasilan lagi.
Komentar
Posting Komentar