Cara Jadi Asisten Dosen

 

Bagaimana Jadi Asisten Dosen

    Hehe, tentu saja dengan daftar.

    Ketika masuk kuliah, saya memang sudah menargetkan untuk jadi asisten dosen. Puji Tuhan, selama kuliah, saya dipercaya menjadi asisten dosen di 5 mata kuliah berbeda.

FAQ

  1. Apa manfaat jadi asisten dosen?
    Banyak. Manfaat untuk diri kita sendiri, diantaranya:
     ➣
    Review & Update materi
    Bila tidak dipakai di semester depan, kemungkinan besar kita pasti lupa.
    Selain itu, ini sangat terasa untuk mata kuliah yang selalu update, misalnya pemrograman. Karena ketika tahun ketiga saya sadar bukan ingin jadi programmer, sehingga saya tidak terlalu fokus ngoding. Tapi, karena saya asisten di beberapa mata kuliah yang berhubungan dengan ngoding, saya tau updatenya.
     ➣
    Koneksi ke dosen, senior, dan junior
    Tentu kita lebih sering komunikasi ke dosen, dimana akhirnya kita jadi lebih akrab. Di post tips anak kuliah saya juga pernah bahas beberapa manfaat bila kita dekat dengan dosen.
    Saya juga kenal beberapa senior karena sesama asisten dosen.
    Kita juga dikenal sama junior karena kita asisten dosen mereka.
     ➣ Melatih skill
    Komunikasi
    Karena kegiatan utama kita mengajar, maka pasti kita akan bicara di depan ke kelas, seperti di ITS yang berisi sekitar 40 mahasiswa.
     ➣ (opsional) Sertifikat Uang Saku
    Di ITS ada perhitungan SKEM (sertifikat) sebagai syarat kelulusan. Sehingga, ini bisa dimasukkan. Selain itu, ada beberapa dosen yang memberi makan ketika kita mengadakan kelas, ataupun ketika meeting serta memberi uang saku ketika akhir semester.
    Tapi, jangan berharap lebih karena nominal nya tidak besar dan tidak semua dosen kasih. Makanya, saya bilang 'opsional'.


  2. Bagaimana caranya jadi asisten dosen?
    Nilai memenuhi. Daftar.
    Umumnya, ada syarat nilai minimal AB atau B.
    Ada juga beberapa yang butuh wawancara, ada yang tidak. Kalau wawancara, biasa yang ditanya kenapa mau daftar jadi asisten dosen, sama rencana kesibukan (biar tau kita ada waktu tidak buat jadi asisten dosen, dibanding sks dan organisasi yang akan kita ambil).
    Kalau syarat sudah memenuhi, langsung coba daftar saja.

  3. Dari mana tau infornya?
    Dosen dan Grup kelas/angkatan
    Ada mata kuliah dimana pas saya ambil itu, saya sudah 'kode' ke dosen kalau saya tertarik jadi asisten dosen. Tapi umumnya dari grup kelas / angkatan, khususnya bila kita belum kenal dosen itu. Karena biasanya kalau butuh, maka dosen hubungi mahasiswa yang dikenal untuk share info tersebut.
    Kalau sudah pernah dan mata kuliah itu buka lagi di semester / tahun selanjutnya, dosen bisa juga menawarkan kembali ke mahasiswa yang pernah jadi asisten mata kuliah tersebut sebelumnya.

  4. Apa yang dilakukan asisten dosen?
    Mengajar, baik di jam praktikum atau sesi tambahan.
    Selain itu, ada tambahan yang beda-beda sih. Seperti buat soal latihan, mengadakan tes, menilai hasil tes, hingga buat modul praktikum. Intinya tergantung dosen karena kita asisten yang bantu dosen.
    Pas awal kuliah, biasanya ada meeting bahas kurikulum mata kuliah tersebut sekalian tugas asisten. Untuk pelaksanaan, ada dosen yang memberi kebebasan (jadi kita bisa sering kasih tugas dan latihan), ada juga yang sudah ada jadwalnya.
Ini pengalaman saya.
Kalian bisa comment / email kalau ada pertanyaan atau request topik diskusi lain.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perjalanan Awal Belajar Finansial

Dana Darurat

100 Juta Pertamaku